Minggu, 20 November 2011

Ketika kepastian kau pertanyakan



Sejak hari itu..
Sejak ku tahu kepastian akan dirimu
Hati benar-benar tak menentu
Entah kemana ia menuju


Aku yang sejak dulu tak peduli
Kini berhenti
Tetapi bukan berbalik

Aku tak pernah meyakini adanya
Namun tak bisa dipungkiri hadirnya,,
dalam hatimu
Meski kupaksa tak ada
Namun engkau tetap tak bisa

Ku harap bukan aku
Namun hatimu memilihku
Tak ada keistimewaan yang tertancap dalam diriku
Hanya seorang wanita yang berusaha menjaga keridhoanNYA

Maka ...
Maafkan aku, yang tak bisa membalasnya..
Karena hatiku tak ingin ada pengkhianatan padanya
Yang telah tertulis dalam Lauhful Mahfuz



Senin, 24 Oktober 2011

**Raih CintaNYA Genggam Cintamu**


Indahnya cinta tak dapat dirasakan oleh setiap orang yang mengalaminya. Terkadang bisa menjadi ceria dan kebahagiaan. Namun sering juga menjadi petaka atau bencana. Semua kembali pada hati yang dititipkan cinta. Bila hatimu mampu menampung dan menyegarkan cinta itu dengan syariat Allah, maka kau akan mendapatkan manisya mencintai. Tetapi bila hatimu terselimuti nafsu yang berujung maksiat, maka siap-siaplah bukan hanya hatimu yang hancur tetapi juga ruh dan jiwamu..



Tak perlu kau berkata kau mencintainya Karena cukup dalam diammu kau mencintainya dengan seutuhnya. Tak perlu kau nyatakan padanya karena cukup kau curahkan pada sang pemilik Cinta di setiap malammu. Tak perlu kau bersedih tak berjumpa dengannya

Tetapi bersyukurlah karena Allah telah menjaga mata dan hatimu. Jangan kau bersedih karenanya Karena air matamu lebih pantas menangisi dosa-dosamu..



Jangan kau mencari-cari hadirnya..

Tetapi cukuplah akan ketidakhadirannya menjadi nafas baru untukmu..

Janganlah kau pandangi wajahnya

Karena tundukmu itu lebih baik dari melihatnya..

Jangan pula kau terlena oleh kerinduan akan dirinya

Karena itu membuatmu lemah dan tak berarti dihadapannya..

Jadikanlah cintamu padanya adalah jalan menuju Jannah-NYA

Jadikanlah cintamu padanya menuju cinta Illahi

Hadirkanlah cintamu padanya adalah buah dari manisnya imanmu

Manisnya mencintai seseorang karena Allah

Janganlah kau rusak cintamu dengan nafsu yang menutup akal sehatmu..

Buat orang yang kau cinta menjadi jalan baru menggapai CINTANYA..



Tunjukkan cintamu dengan baiknya tingkahmu

Maka cukuplah dalam diam kau mencintainya

Dalam kesendirian dan kesederhanaan

Tidak melebihi kapasitas hatimu...


Jika ia lah pasangan hidupmu maka tak ada yang bisa memisahkan meski tak ada yang tahu perasaanmu padanya kelak akan ada suatu jalan yang meghantarkanmu pada citanya..

Cinta yang disandingkan di surga-NYA,


Jika bukan ia pasangan hidupmu maka Allah akan menghilangkan cinta itu dari hatimu.. tinggallah memori di dalamnya dan terhapus oleh cintaNYA,dan ketahuilah bahwa Allah telah menyiapkan yang lebih baik darinya..


**Hingga datang waktunya**





Kurangkai asa dalam sebuah kotak kegundahan hati akan ketidakpastiaan..

Malam ini ingin ku rajut mimpi dengan awan dan bintang. Melukiskan jaring-jaring harapan dengan menggunakan pola-pola kehidupanku. Jarum-jarum tajam dari keinginanku dan benang pelangi dari mimpiku.. ingin segera ku gambarkan dalam alam sadarku,, malam ini..


di tepian ombak kini ku sandarkan tubuhku menghadap langit dan cahaya bulan. aku menikmati meskipun ingin pergi bersamanya. Angin malam yang menusuk jiwa hingga nadipun terasa beku, namun enggan ku beranjak. Aku tak tahu kemana ia pergi namun terasa menyiksa hati yang pilu. Ingin ku uraikan semua namun lidahku kelu dan membisu..

aku tak ingin bersua namun tak ingin pula terdiam..

sungguh aku tak tahu kemana melangkah, tak bisa kutentukan meski butiran pasir ini mulai menyelumuti pakaianku, meski ombak mulai menelanku, dan meski angin mulai menyeret ragaku. Sungguh aku tak bisa beranjak dari tempat ini..


perlahan ketika semuanya mulai memudar ketika mataku benar-benar tak mampu terjaga kuserahkan semua padaNYA. Hingga datang waktunya..


*dalam lirih suaraku pun keluh mengingatnya..